Sektor Usaha & Industri

Panduan Tarif & Daya Listrik PLN

Navigasi Klasifikasi Golongan Daya PLN, Manajemen Beban Listrik Usaha, Perhitungan Tarif, dan Kepatuhan Perizinan Instalasi Ketenagalistrikan.

Integrasi Legalitas Proyek

Penyambungan daya industri memerlukan kepatuhan perizinan SBUJPTL, SLO & NIDI, dan tenaga ahli ber-SKTTK.

Optimalisasi Daya Listrik Bagi Operasional Pabrik & Fasilitas Bisnis

Penetapan batas daya listrik dan golongan tarif PLN berimplikasi langsung pada efisiensi biaya operasional (OPEX) dan keandalan sistem pasokan tenaga listrik bisnis Anda.

Saat merencanakan penambahan kapasitas pasokan listrik ke skala Tegangan Menengah (TM 20 kV) atau Tegangan Tinggi (TT 70 kV/150 kV), perusahaan tidak hanya berhubungan dengan kontrak PLN, namun juga wajib memastikan kelaikan aparatus melalui dokumen SLO & NIDI yang dikerjakan oleh instalatur resmi ber-SBUJPTL.

Golongan Tarif Utama PLN:

  • Bisnis (B1, B2, B3): Untuk fasilitas pertokoan, mall, hotel, & gedung kantor.
  • Industri (I1, I2, I3, I4): Untuk pabrik pengolahan, manufaktur, & pergudangan.
  • Publik (P1, P2, P3): Untuk instansi pemerintah & penerangan jalan umum.

Persyaratan Teknis Sambung Daya Industri

Pemasangan Instalasi Gardu

Wajib dikerjakan oleh badan usaha jasa konstruksi kelistrikan ber-SBUJPTL.

Inspeksi & Terbit SLO

Pengujian komisioning trafo & proteksi oleh Lembaga Inspeksi Teknik penerbit SLO & NIDI.

Penanggung Jawab Teknik

Tenaga ahli ber-Sertifikat Kompetensi resmi SKTTK DJK ESDM.

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ Tarif & Daya Listrik)

PLN membagi golongan tarif bisnis (B1, B2, B3) dan industri (I1, I2, I3, I4) berdasarkan batas daya terpasang (Tegangan Rendah, Tegangan Menengah, dan Tegangan Tinggi) dengan perhitungan KWh reguler maupun Jam Nyala Minimum.

Penambahan daya di atas 200 kVA (Tegangan Menengah/Tinggi) menuntut kelaikan fisik instalasi gardu dan trafo. Dokumen NIDI dan SLO memastikan seluruh aparatus listrik aman dan sesuai dengan regulasi keselamatan DJK ESDM.

Daya aktif (kW) dihitung dari daya semu (kVA) dikalikan faktor daya (Cos Phi). Pada industri dengan beban motorik tinggi, Cos Phi umumnya dipertahankan di atas 0.85 untuk menghindari denda KVARh PLN.
Konsultasi Ketenagalistrikan

Dapatkan Layanan Konsultasi Tambah Daya Industri & Sertifikasi SLO/NIDI Resmi

Diskusi gratis bersama tim spesialis sertifikasi kompetensi DJK ESDM & legalitas ketenagalistrikan.

Cut Hanti - Senior Consultant Sertifikasi DJK

Cut Hanti

Senior Consultant Sertifikasi DJK

Hubungi Cut Hanti
Novitasari - Lead Specialist SBU & SIUJPTL

Novitasari

Lead Specialist SBU & SIUJPTL

Hubungi Novitasari

Resmi DJK ESDM • Respon cepat < 15 menit