Indeks Massa Tubuh (IMT) per Umur

Indeks Massa Tubuh (IMT) per Umur adalah indikator antropometri yang digunakan untuk menilai status gizi anak dan remaja dengan membandingkan berat badan terhadap tinggi badan sesuai dengan kelompok usianya. Dalam Program Makan Bergizi Gratis, IMT per Umur menjadi instrumen evaluasi utama untuk menentukan apakah program berhasil memperbaiki status gizi sasaran, apakah termasuk kategori gizi kurang, normal, atau risiko gizi lebih (obesitas). Standar ini mengacu pada Tabel Antropometri Anak yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan.

Praktisi kesehatan dan penyuluh gizi lapangan melakukan pengukuran IMT secara berkala setiap semester untuk memantau tren perkembangan fisik siswa. Bagi konsultan program, data agregat IMT di suatu wilayah digunakan untuk melakukan penyesuaian (fine-tuning) terhadap komposisi kalori dalam menu SPPG. Di lapangan, pencatatan yang akurat sangat penting untuk menghindari bias data. Hasil pemantauan IMT ini kemudian dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional sebagai bukti efektivitas intervensi gizi sekolah, sekaligus menjadi dasar bagi pemerintah untuk melakukan intervensi lanjutan jika ditemukan klaster siswa dengan status gizi buruk di wilayah tertentu.